Sunday, March 30, 2014

About the HERO





Tegas



Our heroes are simple: they are brave, they tell the truth, they are good swordsmen and they are never in the long run really defeated. That is why no later books satisfy us like those which were read to us in childhood—for those promised a world of great simplicity of which we knew the rules, but the later books are complicated and contradictory with experience; they are formed out of our own disappointing memories.
GRAHAM GREENE, The Ministry of Fear

Read more at http://www.notable-quotes.com/h/heroes_quotes.html#xS3tGRAioDur5psi.99




Berani









Berdiri Tegak




















Tepat Sasaran


















Our heroes are simple: they are brave, they tell the truth, they are good swordsmen and they are never in the long run really defeated. That is why no later books satisfy us like those which were read to us in childhood—for those promised a world of great simplicity of which we knew the rules, but the later books are complicated and contradictory with experience; they are formed out of our own disappointing memories.
GRAHAM GREENE, The Ministry of Fear

Read more at http://www.notable-quotes.com/h/heroes_quotes.html#xS3tGRAioDur5psi.99ll






Seorang hero sejati punya mental pejuang dan berani menghadapi risiko, tidak gentar. Dan saya ingin menyimpan baik-baik segala hal yang menguatkan sebagai petarung untuk menjadi seorang pemenang sejati dan semoga segala hal yang mulia mengikuti sepak terjang langkahku. GBU.
by:PoppyPurity
Our heroes are simple: they are brave, they tell the truth, they are good swordsmen and they are never in the long run really defeated. That is why no later books satisfy us like those which were read to us in childhood—for those promised a world of great simplicity of which we knew the rules, but the later books are complicated and contradictory with experience; they are formed out of our own disappointing memories.
GRAHAM GREENE, The Ministry of Fear

Read more at http://www.notable-quotes.com/h/heroes_quotes.html#xS3tGRAioDur5psi.99


 

Our heroes are simple: they are brave, they tell the truth, they are good swordsmen and they are never in the long run really defeated. That is why no later books satisfy us like those which were read to us in childhood—for those promised a world of great simplicity of which we knew the rules, but the later books are complicated and contradictory with experience; they are formed out of our own disappointing memories.
GRAHAM GREENE, The Ministry of Fear

Read more at http://www.notable-quotes.com/h/heroes_quotes.html#xS3tGRAioDur5psi.99

Sunday, March 23, 2014

Pops Umbrella learn me for Give Thanks




Sekitar di awal tahun saya membeli payung baru lipat setelah menjejalah berbagai tempat untuk mendapatkan hasil sesuai selera saya, akhirnya saya menemukan payung biru bermotif bunga dengan harapan saya bisa menggunakan payung ini dalam jangka waktu yang lama dan biru adalah warna kesukaan saya. Namun harapan tinggal harapan sekitar 2 bulan pemakaian payung tersebut, benang-benang yang menahan besinya putus satu persatu dan dengan terpaksa saya menjahit besi-besi yang menahan payung agar bisa mengembang dan menutup. Memang setelah di jahit kondisi payung seperti kembali membaik, namun hal inipun tidak berlangsung lama dan kembali payung mengalami kerusakan karna salah satu besinya patah dan kemudian menjadi dua. Rasa-rasanya sempat tidak nyaman dan mengeluh dengan kondisi payung yang terlihat mudah layu apalagi di saat angin bertiup kencang maka sang payungpun seakan bisa tertarik ke atas bersama rangka-rangkanya dan dengan terburu-buru saya kembali mengatupkan payung tersebut pada posisi semula. Oh my, baru saja beli payung baru dan ada rasa tidak ikhlas untuk segera mengganti payung tersebut walaupun memang ada rencana ingin membeli payung baru. 



Dan hari ini ketika di jalan di kompleks sepulang gereja, kembali saya merasakan payung yang tertarik ke atas di saat matahari tengah terik-teriknya bersama rangkanya ketika tertiup angin dan rasanya hati ini ingin mangkel saja dan pada saat itu ketika saya jalan ada orang-orang yang lagi duduk di depan rumahnya dan pengendara motor yang melintas di saat saya berjalan. Ada kalanya ketika payung tertarik keatas ketika angin bertiup dengan keras dan mungkin saja ada yang melihat payung saya yang layu, namun saya seakan-akan tidak perduli dengan kondisi itu tetap melangkah maju dan mengabaikan rasa malu dan dengan ekspresi datar seolah-olah tidak terjadi apa-apa melangkah dengan penuh percaya diri hahahaha. And merekapun akhirnya menganggap bukan hal yang aneh, seperti saya yang berlagak cuek dengan payung yang layu tersebut merekapun ikut bersikap sama. Hal ini juga berlaku bila sendal saya mendadak putus di tengah jalan, saya pasti akan memasang wajah tetap dengan still yakinnya dan berjalan cuek, namanya situasi terkondisi dan bukan dibuat-buat tentunya yang lainpun akan memaklumi. 
Dan hidup tidak akan perna ada habisnya bila dihadapi dengan kekecewaan, daripada ngedumel dengan kondisi payung yang layu alih-alih saya memilih untuk mengucap syukur kepada TUHAN. Dan ketika hati saya bersyukur, saya merasakan angin tidak bertiup kencang dan dengan demikian payung dengan mudah dikendalikan dan digunakan alias tidak goyang-goyang hahahahaha Saya memang senang menggunakan payung baik hujan maupun panas, payung tetap diperlukan olehku. Jadi tidak heran di tas selalu tersedia payung lipat untuk di bawa kemana-mana, semasa kuliah selain payung adalagi benda yang wajib saya bawa tisu dan tempat air minum yang berisi air mineral. Saya cukup rajin minum air putih. 



Memang mudah untuk mengganti barang yang tidak kita sukai atau tidak kita perlukan ataupun yang sudah rusak, namun saya belajar untuk menghargai sekecil apapun benda atau apapun yang ada padaku dan kemudian berusaha untuk merawatnya sebaik-baiknya, selagi bisa diperbaiki saya akan mempertahankan barang tersebut kecuali sudah rusak parah terpaksa dibuang ke rongsok. Saya memang cukup apik untuk merawat barang-barang saya. Dan dari semua itu TUHAN mengajarkan saya untuk tidak menganggap remeh atau bersikap manja, saya terbentuk untuk menjadi pribadi yang kuat meskipun secara manusia rasa-rasanya ingin mengeluh dengan situasi tapi ketika saya melihat perjalanan hidupku yang tidak selamanya terbentuk dengan enak namun adanya usaha dan cucuran keringat, akhirnya saya mempunyai perspektif jika segala sesuatu bila mudah diperoleh olehku mungkin aku tidak akan menjadi pribadi yang kuat seperti sekarang ini. Hari ini lewat payungku yang layu, TUHAN mengingatkanku tentang makna bersyukur. Ketika kita bersyukur maka hati kita melimpah dengan berkat dan kasih TUHAN bahkan menjadi tenang, tidak ada persungutan. Namun di balik rintangan yang saya hadapi, saya selalu menemukan kasih TUHAN YESUS mengalir dalam hidupku, saya yang dulu dan saya yang sekarang tentunya beda ada progres.

By: Poppy Purity



Sunday, March 16, 2014

Nilai Pemenang






Setiap tekad dan kemauan untuk berusaha pasti akan berujud dan membuahkan hasil yang sepadan asal ketekunan itu menjadi bagian diri, merenunglah dan luangkan waktu untuk instropeksi diri.





Ombak dan terpaannya sudah biasa dalam kehidupan namun kekuatan batu karang itu siapa yang dapat kalahkan????? Meskipun terhempas berulang-ulang kali di pasang surut kehidupan namun ke kokohan si batu karang seakan tidak bergeming.






Lautan lepas seakan berkejaran-kejaran buih-buih lautan yang terhempas kian kemari, namun hidup ada batas waktunya selagi ada daya berjuanglah sobat dan jangan biarkan asamu terhempas.






Air terjun mengucur deras, desau air seakan-akan mengisi kekosongan dengar. Sediakan waktu untuk mendengarkan alam, memberikan telinga untuk mendengarkan secara lamat-lamat saat itu kita akan peka dengan suara yang tidak biasa memberi ketenangan.






Sapuan ombak pantai menutupi pasir yang menggulung dengan indah, jangan cemas ujian hidup hanya bagaikan ombak yang datang sekala dan kemudian mencetak suatu kekuatan pada diri yang tidak akan terhempaskan dan kita mampu hadapi dengan menari-nari.







Pelangi makna ketika suatu janji digenapi, suatu pertanda TUHAN tidak pernah lalai dan lupa akan semua janjiNYA pada setiap orang yang butuh jawaban akan doanya.



Woaaaaaa i feel like dancing now, hope u too .............. da da da da du du du


By: Poppy Purity



Blog ini akan sangat puas dinikmati melalui PC karna menampilkan animasi gerak  seakan-akan kita berada disituasi yang sedang saya refleksikan, rasakan sensasinya semoga setelah ini disegarkan kembali semangatnya.
 

Sunday, March 9, 2014

Menyembah TUHAN dalam Roh dan Kebenaran







SABDAweb Yoh 4:24
Allah itu Roh y  dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran 1 ."

Di awal tahun saya mendapat message rohani khusus personal yaitu ayat ini.  Saya memang sudah lama vakum dalam dunia penyembahan rohani karna kesibukan saya dan fokus saya yang sempat buyar. Kehidupan jauh dari dunia rohani sempat menyeret saya kehilangan fokus dari TUHAN meski doa masih tetap saya lakukan tapi tetap ada sesuatu yang hilang dari bagian dalam diri saya, menyanyi dengan penuh sukacita bagi hormat kemuliaan nama TUHAN. Antara sosialisasi dan kehidupan privacy di saat antara saya dengan TUHAN harusnya prioritas bukan untuk terlihat baik di depan manusia atau tampil baik di depan orang tapi waktu terbaik dimana saya berhadapan face to face secara private dengan TUHAN dan hanya bisa diperoleh ketika saya memuji menyembahnya dengan hati yang murni, tulus tanpa noda datang dengan sepenuh hati. Sedari dulu saya memang sudah menyimpan jauh di dalam hati, suara saya ditujukan khusus untuk dunia rohani meski saya masih mendengar lagu-lagu sekuler tapi hanya sebatas itu. Namun untuk lagu-lagu yang ingin saya nyanyikan sendiri, khusus jalur rohani karna itulah soulnya suara saya. Saya lebih senang nyanyi untuk kemuliaan nama TUHAN YESUS. Saya terbiasa nyanyi untuk menyenangkan hati TUHAN YESUS, saya rindu lewat suara saya orang-orang merasakan kasih TUHAN YESUS.  

Lebih jauh, William Temple mendefinisikan penyembahan sebagai berikut:
“Menyembah adalah menghidupkan hati nurani dengan kekudusan Allah, memberi makan pikiran dengan kebenaran Allah, menyucikan khayalan dengan keindahan Allah, membuka hati terhadap kasih Allah, dan mengabdikan kehendak kepada maksud Allah.”
                datang kepada maksud Allah.”
 
Bagi TUHAN bukan apa yang terlihat tapi apa yang tersembunyi jauh di kedalaman hati seseorang karna TUHAN perduli dan teramat perduli tentang siapa saya dan keberadaan diri saya apa adanya.. Dunia memang banyak menawarkan keindahan dan gemerlapnya, namun adakah ruang dan waktu yang tersedia untukNYA. Jadi disaat kita berdoa dan menyembahnya, seluruh hati dan pikiran kita berpusat kepada TUHAN dan saat itu hati TUHAN disenangkan. Penyembahan yang benar harus datang dari dalam diri mengalir keluar dan bukan terjadi karna situasi yang enak atau musik yang bagus atau jelek, bagi TUHAN hal tersebut tidaklah mempengaruhi, suatu yang datang dari urapan Roh Kudus sudah pasti mendatangkan damai sejahtera dan sukacita di hati. Bukan untuk pamer atau show atau pertunjukkan ke manusia tapi intimacy ke TUHAN. Dalam dunia rohani ketika seseorang memutuskan melayanin TUHAN dalam dunia panggung yang pada saat itu segala pemujaan kepada manusia tidak ada, yang ada hanya pemujaan yang murni kepada TUHAN. Manusia hanyalah alat TUHAN, jadi sudah sewajarnya sebagai umatNYA sadar akan keberadaan diri dan merendahkan hati di tangan TUHAN yang kuat dan saya sudah pasti melihat kuasaNYA bekerja di dalam diri.
 
Sipakah manusia TUHAN sehingga KAU menganggapnya berharga??????????? Siapakah manusia TUHAN sehingga Kau jadikan biji mataMU. Saya seringkali diingatkan TUHAN untuk konsisten mengingat kebaikan TUHAN. Berdialog dengan TUHAN adalah bagian yang menyenangkan dimana jiwa saya dipuaskan oleh seluruh kebenaranNYA. 

 

Blog saya kali ini, saya sengaja ingin menuangkan sisi religious dari saya yang selama ini tidak banyak saya ceritakan  di area sekuler namun di blog pribadi ini, adalah kebebasan saya untuk mengekspresikan sisi rohani seorang purity dengan uraian kata-kata. Manusia tidaklah lengkap jika hanya berisikan aktivitas sekuler tanpa adanya urapan TUHAN menaungi kehidupan kita, rasanya hampa tanpa adanya kasih sayang TUHAN. Saya besar dari kasih sayang TUHAN yang luar biasa dari saya kecil hingga saya dewasa, saya terbiasa hidup dalam lindungan dan kasih sayang TUHAN YESUS, dikala saya lara dan tawaku DIA selalu hadir memberikan kekuatan dan senyuman buatku.


 TUHAN YESUS BERKATI
by: Poppy Purity