SABDAweb Yoh 4:24
Di awal tahun saya mendapat message rohani khusus personal yaitu ayat ini. Saya memang sudah lama vakum dalam dunia penyembahan rohani karna kesibukan saya dan fokus saya yang sempat buyar. Kehidupan jauh dari dunia rohani sempat menyeret saya kehilangan fokus dari TUHAN meski doa masih tetap saya lakukan tapi tetap ada sesuatu yang hilang dari bagian dalam diri saya, menyanyi dengan penuh sukacita bagi hormat kemuliaan nama TUHAN. Antara sosialisasi dan kehidupan privacy di saat antara saya dengan TUHAN harusnya prioritas bukan untuk terlihat baik di depan manusia atau tampil baik di depan orang tapi waktu terbaik dimana saya berhadapan face to face secara private dengan TUHAN dan hanya bisa diperoleh ketika saya memuji menyembahnya dengan hati yang murni, tulus tanpa noda datang dengan sepenuh hati. Sedari dulu saya memang sudah menyimpan jauh di dalam hati, suara saya ditujukan khusus untuk dunia rohani meski saya masih mendengar lagu-lagu sekuler tapi hanya sebatas itu. Namun untuk lagu-lagu yang ingin saya nyanyikan sendiri, khusus jalur rohani karna itulah soulnya suara saya. Saya lebih senang nyanyi untuk kemuliaan nama TUHAN YESUS. Saya terbiasa nyanyi untuk menyenangkan hati TUHAN YESUS, saya rindu lewat suara saya orang-orang merasakan kasih TUHAN YESUS.
Lebih jauh, William Temple mendefinisikan penyembahan sebagai berikut:
“Menyembah adalah ‘menghidupkan hati nurani” dengan kekudusan Allah, memberi makan pikiran dengan ‘kebenaran Allah’, menyucikan khayalan dengan keindahan Allah, membuka hati terhadap kasih Allah, dan mengabdikan kehendak kepada maksud Allah.”
datang kepada maksud Allah.”
Bagi TUHAN bukan apa yang terlihat tapi apa yang tersembunyi jauh di kedalaman hati seseorang karna TUHAN perduli dan teramat perduli tentang siapa saya dan keberadaan diri saya apa adanya.. Dunia memang banyak menawarkan keindahan dan gemerlapnya, namun adakah ruang dan waktu yang tersedia untukNYA. Jadi disaat kita berdoa dan menyembahnya, seluruh hati dan pikiran kita berpusat kepada TUHAN dan saat itu hati TUHAN disenangkan. Penyembahan yang benar harus datang dari dalam diri mengalir keluar dan bukan terjadi karna situasi yang enak atau musik yang bagus atau jelek, bagi TUHAN hal tersebut tidaklah mempengaruhi, suatu yang datang dari urapan Roh Kudus sudah pasti mendatangkan damai sejahtera dan sukacita di hati. Bukan untuk pamer atau show atau pertunjukkan ke manusia tapi intimacy ke TUHAN. Dalam dunia rohani ketika seseorang memutuskan melayanin TUHAN dalam dunia panggung yang pada saat itu segala pemujaan kepada manusia tidak ada, yang ada hanya pemujaan yang murni kepada TUHAN. Manusia hanyalah alat TUHAN, jadi sudah sewajarnya sebagai umatNYA sadar akan keberadaan diri dan merendahkan hati di tangan TUHAN yang kuat dan saya sudah pasti melihat kuasaNYA bekerja di dalam diri.
Sipakah manusia TUHAN sehingga KAU menganggapnya berharga??????????? Siapakah manusia TUHAN sehingga Kau jadikan biji mataMU. Saya seringkali diingatkan TUHAN untuk konsisten mengingat kebaikan TUHAN. Berdialog dengan TUHAN adalah bagian yang menyenangkan dimana jiwa saya dipuaskan oleh seluruh kebenaranNYA.
Sipakah manusia TUHAN sehingga KAU menganggapnya berharga??????????? Siapakah manusia TUHAN sehingga Kau jadikan biji mataMU. Saya seringkali diingatkan TUHAN untuk konsisten mengingat kebaikan TUHAN. Berdialog dengan TUHAN adalah bagian yang menyenangkan dimana jiwa saya dipuaskan oleh seluruh kebenaranNYA.
Blog saya kali ini, saya sengaja ingin menuangkan sisi religious dari saya yang selama ini tidak banyak saya ceritakan di area sekuler namun di blog pribadi ini, adalah kebebasan saya untuk mengekspresikan sisi rohani seorang purity dengan uraian kata-kata. Manusia tidaklah lengkap jika hanya berisikan aktivitas sekuler tanpa adanya urapan TUHAN menaungi kehidupan kita, rasanya hampa tanpa adanya kasih sayang TUHAN. Saya besar dari kasih sayang TUHAN yang luar biasa dari saya kecil hingga saya dewasa, saya terbiasa hidup dalam lindungan dan kasih sayang TUHAN YESUS, dikala saya lara dan tawaku DIA selalu hadir memberikan kekuatan dan senyuman buatku.
TUHAN YESUS BERKATI
by: Poppy Purity
by: Poppy Purity


No comments:
Post a Comment